• Home
  • News
  • Berita Asal Aplikasi Angkasa
Kembali ke List Berita

Asal Aplikasi Angkasa

Kemajuan teknologi komunikasi dan informasi yang pesat serta potensi pemanfaatannya yang luas, membuka peluang bagi pengaksesan, pengelolaan, dan utilisasi informasi dalam penyelenggaraan kearsipan kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh Analis Anggaran. Pemanfaatan teknologi komunikasi dan informasi akan meningkatkan efisiensi, efektifitas, transparansi, dan akuntabilitas penyusunan, pengajuan, penilaian, dan penetapan Daftar Usulan Penetapan Angka Kredit (DUPAK) Analis Anggaran. Memahami potensi dimaksud, Kementerian Keuangan, c.q. Direktorat Jenderal Anggaran membangun Aplikasi Angkasa (Analis Anggaran Berkarya untuk Indonesia).

Aplikasi Angkasa merupakan bentuk dukungan Direktorat Jenderal Anggaran sebagai instansi pembina Analis Anggaran yang diharapkan dapat memudahkan para Analis Anggaran dalam penyusunan, penilaian, dan penetapan Angka Kredit. Aplikasi Angkasa pertama kali digunakan untuk pengajuan DUPAK pada Penilaian Angka Kredit JFAA Direktorat Jenderal Anggaran Periode I Tahun 2020. Mulai tahun 2021, Angkasa juga dapat digunakan oleh Analis Anggaran yang berkedudukan di Kementerian/Lembaga. Dengan platform yang berbasis web, seribuan Analis Anggaran yang tersebar di seluruh Indonesia dapat mengakses Aplikasi Angkasa kapan pun. Begitu pula Tim Penilai Kinerja Jabatan Fungsional Analis Anggaran yang kedudukannya beragam di berbagai Kementerian/Lembaga.


Aplikasi Angkasa merupakan buah dari Kompetisi Inovasi Direktorat Jenderal Anggaran yang rutin dilaksanakan setiap tahunnya. Pada Kompetisi yang dihelat tahun 2020, Risnawati Kumala Dewi dan Andre Novelando, inventor Aplikasi Angkasa, mengusulkan purwarupa aplikasi ini. Sebelumnya, pada Kompetisi Inovasi Direktorat Jenderal Anggaran Tahun 2018, Anindya K. Putri dan Aries Setiadi dari Direktorat Penyusunan APBN mengusulkan DJA AngKer. Proposal inovasi kedua inovator ini memuat dokumentasi penilaian dan pencapaian Angka Kredit Kerja untuk JFAA. Idenya berupa suatu sistem aplikasi berbasis teknologi informasi (sistem operasi android dan iOS) yang dapat membantu para JFAA dalam pengumpulan nilai dan pencapaian angka kredit.


Dalam jangka panjang, Aplikasi Angkasa akan terus dikembangkan oleh Direktorat Jenderal Anggaran. Hadirnya Aplikasi Angkasa juga memberikan berbagai keuntungan lain. Analis Anggaran akan memiliki akses yang cepat atas salinan DUPAK dalam bentuk elektronik. Kualitas informasi yang terkandung dalam lembaran DUPAK akan selalu terjamin dan kemungkinan kehancuran data juga dapat diminimalisir. Dengan sistem elektronik, belanja untuk kertas, tinta, dan peralatan pencetakannya (printer & fotocopy) juga dapat dihemat. Skema paperless ini mendukung upaya go green yang digalakkan Pemerintah.