• Home
  • News
  • Berita Analis Anggaran Juarai Lomba Strakom PBAK DJA Tahun 2021
Kembali ke List Berita

Analis Anggaran Juarai Lomba Strakom PBAK DJA Tahun 2021

Direktorat Jenderal Anggaran, Kementerian Keuangan menyelenggarakan Lomba Strategi Komunikasi Pendidikan dan Budaya Anti Korupsi (Strakom PBAK) DJA Tahun 2021. Dimulai sejak Juli 2021, Lomba Strakom PBAK DJA Tahun 2021 dilaksanakan dengan tujuan membangun semangat berkompetisi dan berkreasi, menciptakan lingkungan care to share terhadap pendidikan budaya dan perilaku anti korupsi, dan yang utama menyampaikan pesan anti korupsi secara efektif melalui serangkaian lomba yang atraktif sehingga dapat meningkatkan dan menjaga kesadaran anti korupsi di lingkungan pegawai. Photo caption, Menulis puisi anti korupsi, dan Mini riset adalah tiga nomor yang dilombakan pada kompetisi ini.

Pada acara puncak HAKORDIA DJA 2021, 21 Desember 2021, pemenang Lomba Strakom PBAK DJA Tahun 2021 diumumkan. Dua orang Analis Anggaran yang berpartisipasi berhasil meraih juara pada kategori lomba Menulis puisi anti korupsi. Hartanto, Analis Anggaran Muda pada Direktorat Sistem Penganggaran, berhasil meraih Juara I dengan puisinya berjudul “Selamat Siang Tuan”. Sementara itu, kidung “Pesta Codot” mengantarkan Eko Pandu Pranoto, Analis Anggaran Pertama pada Direktorat PNBP SDA dan KND, ke podium ketiga lomba. Syair gubahan Hartanto menggambarkan kerja keras APBN dalam kondisi Pandemi COVID-19 yang perlu didukung oleh integritas pengelolanya agar dampak yang diharapkan dapat tercapai. Dalam "Pesta Codot" karangan Eko Pandu Pranoto, koruptor dikonotasikan sebagai codot yang memakan jambu air.

Pemberantasan korupsi merupakan tugas dan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat, termasuk Analis Anggaran Indonesia. Sebagai wadah para Analis Anggaran berkumpul, Analis Anggaran Indonesia menyusun kode etik dan kode perilaku profesi Analis Anggaran yang di dalamnya memuat semangat antikorupsi. Analis Anggaran yang terlibat langsung dalam pengelolaan keuangan negara sangat berperan dalam upaya antikorupsi. Proses penganggaran merupakan sarana untuk mencapai hasil pembangunan yang diharapkan namun juga merupakan proses yang rentan terhadap korupsi. Analis Anggaran dapat terus berinovasi agar praktik korupsi dapat dicegah sehingga pencapaian tujuan penyelenggaraan keuangan negara menjadi lebih efektif.