Tujuh Tips Mengorganisasi File DUPAK
Pengajuan DUPAK Analis Anggaran
secara elektronik melalui Aplikasi Angkasa mengharuskan rekAnalis Anggaran
piawai mengelola berkas data dukung tiap butir kegiatan yang akan diklaim.
Simak tujuh tips yang bisa rekAnalis Anggaran praktikkan agar meraih angka
kredit yang optimal!
1. Tentukan Tujuan
Mengorganisasikan file digital
membutuhkan sumber daya, minimal tenaga, waktu, dan pikiran, yang tidak
sedikit. Usaha ini membutuhkan komitmen rekAnalis Anggaran. Jadi, rekAnalis
Anggaran perlu menentukan tujuan yang ingin dicapai: Meraih Angka Kredit
Maksimal!
2. Penamaan Folder
Untuk memudahkan, penamaan folder dapat merujuk ke Butir Kegiatan dalam PMK Nomor 61/PMK.02/2017 tentang Petunjuk Teknis Jabatan Fungsional Analis Anggaran. Penamaan ini akan memudahkan karena butir kegiatan yang dilakukan oleh rekAnalis Anggaran merupakan siklus yang berulang, baik itu mingguan, bulanan, ataupun tahunan.
3. Folder dalam Folder
Gunakan folder berbeda untuk
memisahkan file-file final data dukung yang siap diunggah ke Aplikasi Angkasa
dengan file sumber, file pendukung, dan semacamnya.
4. Standarkan Tipe File pada Folder
Final
Bukti dukung sesuai butir
kegiatan yang diupload ke Aplikasi Angkasa harus berbentuk pdf dengan ukuran
maksimal 5 MB.
5. Kata Kunci dalam Nama File
Gunakan kata kunci yang
memudahkan ketika akan dilakukan pencarian atau tujuan lain, sesuai selera dan
kenyamanan rekAnalis Anggaran.
6. File as You Go
Waktu terbaik untuk mengarsipkan
dokumen adalah saat rekAnalis Anggaran pertama kali membuatnya. Menunda
mengarsipkan akan menjadi beban di kemudian hari.
7. Back up/Cadangkan secara
Teratur
Gunakan penyimpanan cloud dan/atau disk eksternal untuk
mencadangkan dokumen untuk DUPAK secara periodik.
